Home » » Sekolah Islam Jangan Sekadar Label

Sekolah Islam Jangan Sekadar Label

Written By Harian Semarang on Senin, 03 Januari 2011 | 06.57

PENAMAAN sekolah Islam mestinya tak hanya dilihat dari jumlah mata pelajaran keislaman. Lebih dari itu, bagaimana ajaran Islam diaplikasikan dalam sistem pendidikan. Hal itu diungkapkan Sarjuni dari Tim Rencana Strategi (Renstra) Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA).

Menurutnya, sekolah mesti menerapkan paradigma baru. Pasalnya, selama ini hanya menekankan iptek dan skill. Bahkan terkesan hanya untuk menghasilkan lulusan siap kerja. Sementara sisi pengembangan karakter tidak terjamah.

“Perubahan harus dilakukan, dimulai dari diri guru sendiri,” terang Sarjuni pada pembekalan guru bertema Peningkatan Sumber Daya Insani yang Kompetitif Menuju Generasi Khaira Ummah yang diselenggarakan Bidang Dikdasmen YBWSA. Acara dihelat di Gedung Fakultas Teknik Industri, Unissula Jalan Kaligawe Semarang, kemarin.

Dia berharap sekolah Islam jangan menonjolkan label. Misalnya nama sekolah atau busana. “Namun harus mengaplikasikan semua yang menjadi ajaran, pedoman, serta wawasan keislaman dalam semua lini pendidikan,” jelasnya.

Menurutnya guru dan pengajar sekolah Islam dituntut mampu memperkuat keislaman, budaya, keilmuan, serta melakukan penguatan islamic worldview. Di sini, guru dituntut memahami dasar-dasar visi islam sebagai cara pandang terhadap semua aspek kehidupan.

“Islam harus dipahami bukan hanya sebagai agama, tetapi juga pandangan hidup. Yakni sebagai asas berpikir dan berprilaku berdasarkan keimanan,” ucapnya. Menurutnya, seorang guru muslim akan memiliki cara unik dalam memperlakukan anak didik. Tugas utama sekolah Islam adalah melahirkan generasi khaira ummah, yakni generasi salih yang paling unggul. Yang dengan ketaqwaan dan keilmuannya akan memimpin dan menyelamatkan dunia.

Kepala Sekretariat Bidang Dikdasmen YBWSA Suyatmo menerangkan, pembekalan bagi guru-guru SD dan SMP dinaungan YBWSA ditujukan memperkuat kesiapan mereka memasuki tahap Renstra ke-2 YBWSA.

“Semangat berkelas dunia yang dicanangkan YBWSA memerlukan kesiapan luar biasa. Di sini kami menekankan agar seluruh guru meningkatkan kesiapan diri berubah dan belajar sungguh-sungguh berdasar ajaran Islam,” ungkapnya. (sna/nji)
Share this article :

Poskan Komentar

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Education - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger