Home » , , , , , » Pesantren Kilat Dijadikan Agenda Rutin

Pesantren Kilat Dijadikan Agenda Rutin

Written By Arind on Kamis, 11 Agustus 2011 | 14.13

SETIAP sekolah diimbau menyelenggarakan pesantren kilat pada bulan Ramadan. Jam pelajaran juga dikurangi. Sejumlah sekolah memandang kegiatan pesantren kilat pada bulan Ramadan sangat penting. Melalui kegiatan tersebut, penyampaian pendidikan kerohanian
Islam kepada para siswa lebih mengena.

Kepala Sekolah SMPN 2 Semarang Sutomo mengatakan, diadakannya pesantren kilat saat bulan puasa memang sesuai dengan momen yang ada. Banyak pesan yang bersifat kerohanian dapat disisipkan melalui kegiatan tersebut. “Selain berpuasa, siswa juga mendapatkan input ajaran agama melalui pesantren kilat. Jadi, ini sangat penting bagi siswa,” ungkapnya, kemarin.

Dia menyebutkan, kegiatan pesantren kilat di sekolahnya sudah menjadi kegiatan rutin tahunan. Sesuai tradisi, pesantren kilat dijadwalkan pada hari Minggu pekan kedua atau ketiga Ramadan. “Agar anak-anak tidak perlu main kesana kemari. Lagian juga banyak yang puasa. Jadi tiap akhir pekan pada minggu-minggu itu diselenggarakan pesantren kilat dengan menghadirkan beberapa dai atau ustadz dari luar sekolah,” paparnya.
Di luar pelaksanaan pesantren kilat, lanjut dia, pihaknya juga menyelenggarakan kegiatan lain seperti buka bersama dan tarawih bersama. Dua kegiatan tersebtu memang terpisah dari penyelenggaraan pesantren kilat. “Hal ini dimaksudkan untuk memupuk kebersamaan antara siswa. Kalau tidak pada bulan Ramadan, kapal lagi ada momen seperti ini,” katanya.

Sekaligus menindaklanjuti jadwal kegiatan belajar mengajar (KBM) selama Ramadan, jadwal masuk sekolah di SMPN 2 Semarang yang biasanya masuk pukul 07.0, berubah menjadi pukul 07.30 dan setiap jam pelajaran dikurangi 10 menit serta menghapus sementara kegiatan olahraga atau berupa fisik. “Gantinya ya baca Alquran bersama atau tadarus. Dan pada hari Jumat, para siswa nanti menggunakan busana muslim saat ke sekolah,” tukasnya.

Senada, Kepala SDN Beringin 02 Mulyono juga mengatakan pesantren kilat di sekolahnya sudah menjadi agenda rutin. “Namun kapan dilaksanakan, memang belum diputuskan. Kami masih mencari waktu yang tepat,” bebernya, saat dihubungi, kermarin.
Namun yang jelas, ia menambahkan, konsep pelaksanaan pesantren kilat di sekolahnya akan dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan buka bersama dan sholat tarawih bersama di sekolah. “Nanti semua siswa dari semua jenjang kelas akan kami libatkan. Karena kegiatan dimakudkan sebagai pendidikan kerohanian kepada mereka,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang Bunyamin menegaskan, setiap sekolah memang diminta memperbanyak kegiatan kerohanian Islam. Setiap sekolah juga diminta menyelenggarakan pesantren kilat untuk memberikan pelajaran agama Islam lebih mendalam kepada siswa. (sna/nji)

Share this article :

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Education - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger