![]() |
HARSEM/ZAKKI AMALI-SM NETWORK Beberapa calon mahasiswa mengikuti pameran pendidikan internasional, Sabtu (26/1) |
SETIAP tahun, ribuan mahasiswa memilih kuliah di luar negeri dibanding domestik. Rayuan kampus LN pun kian gencar. Mereka tak segan mengadakan pameran di hotel-hotel berbintang.
Sepanjang tahun 2012 biro konsultasi pendidikan Sun Education Group telah ‘membawa kabur’ 2.000 siswa Indonesia untuk kuliah di luar negeri. Tujuan negara tersebar di Asia, Eropa, dan Amerika. Sejumlah siswa ebranggapan, kualitas pendidikan di luar negeri relatif baik.
Minat ke luar negeri diprediksi terus bertambah di tahun ini, sebab persebaran informasi tentang perguruan tinggi luar negeri semakin digencarkan serta promosi di dunia maya bertambah banyak. Chief Marketing Officer Sun Education Group, Kevin Tan, mengatakan siswa dari Indonesia, khususnya, Semarang, tujuan negara paling banyak dituju adalah Australia.
"Di Australia setiap kota punya universitas dan kualitasnya," katanya di sela-sela pameran pendidikan internasional di Ballroom Hotel Novotel Semarang, Sabtu (26/1).
Pameran sehari itu menghadirkan masing-masing perwakilan 35 universitas dari tujuh negara yang berpartisipasi, seperti Australia, Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat. Siswa bisa mendaftar langsung ke perwakilan tersebut dan dibebaskan biaya pendaftaran.
Branch Director Sun Education Semarang, Henky Sucipto, menambahkan dalam pameran ini didatangi 400 orang dari siswa SMA sampai mahasiswa. Pendatang diberi buku panduan berisi informasi proses pendaftaran ke perguruan tinggi dan beasiswa.
"Biasanya mengumpulkan informasi lalu menimbang dengan keluarga. Untuk menjembatani hingga pengurusan dokumen dan pemondokan kami bisa membantu mereka," katanya. (H74-SM Network/nji)
Posting Komentar
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.