Home » , , , » Dijajaki, Pendirian PNF di Nusakambangan Ditjen Bantu Taman Baca

Dijajaki, Pendirian PNF di Nusakambangan Ditjen Bantu Taman Baca

Written By nur rochkimatul on Senin, 28 Oktober 2013 | 10.47

Dirjen PAUDNI Kemendikbud Prof Dr Lydia Freyani Hawadi PSi (kaca mata hitam) dan Kepala P2PNFI Regional 2 Semarang Dr Ade Kusmiadi (paling kanan) mengajak anak-anak TK Bintang Nusa, Lapas Nusakambangan, bermain bersama guru-guru mereka.
CILACAP - Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (Ditjen PAUDNI) menjajaki pendirian lembaga pendidikan nonformal (PNF) di tujuh lembaga pemasarakatan (lapas) yang ada di Nusakambangan, Cilacap.
     Hal itu mengemuka pada pertemuan antara Dirjen PAUDNI Prof Dr Lydia Freyani Hawadi PSi dan L Sitinjak, kepala Lapas Batu sekaligus koordinator tujuh lapas di Nusakambangan, Sabtu (26/10).
     Didampingi Kepala P2PNFI Regional 2 Semarang Dr Ade Kusmiadi, Lydia menyampaikan perlunya lembaga PNF di lingkungan Lapas Nusakambangan, agar seluruh warga binaan mendapatkan pendidikan kewirausahaan dan vokasi yang sesuai bakat masing-masing.
     ''Kami dan pihak lapas bersepakat akan mengidentifikasi terlebih dahulu, kebutuhan keterampilan yang sesuai dengan harapan warga binaan dan program lapas sendiri,'' jelas Dirjen.
     Kalapas L Sitinjak menjelaskan pihaknya akan terlebih dahulu menyebar kuesioner kepada seluruh warga binaan. ''Keterampilan seperti apa yang mereka butuhkan selama menjalani pidana di Nusakambangan,'' kata L Sitinjak yang baru sebulan sebagai Kalapas Batu itu.
     Dirjen menawarkan kerja sama untuk memberikan layanan itu, melalui PP PAUDNI Regional 2 Semarang, Dinas Pendidikan Cilacap, dan SKB Cilacap, sebagai pelaksana layanan PNF di lapas.
     ''Tahap pertama, kami akan membantu taman bacaan di dalam lapas, alat permainan edukatif (APE), dan bantuan operasional siswa (BOP) untuk siswa PAUD dan TK. Siswa PAUD dan TK di Nusakambangan adalah anak-anak karyawan dari tujuh lapas yang ada di Nusakambangan. Kerja sama operasional dimulai 2014,'' tambah Ade Kusmiadi.
     Selama tiga hari, sejak Jumat (25/10) hingga Minggu (27/10) Dirjen PAUDNI mengadakan sejumlah kegiatan di Purwokerto dan Cilacap. Antara lain meresmikan model electronic self evaluation (Eseleva) atau evaluasi diri lembaga PAUDNI dengan sistem online dan pelatihan pendidik PAUD di Hotel Horison, Purwokerto.
     Kemudian mengadakan kunjungan kerja dan pengarahan di SKB Cilacap/Gugus PAUD, PAUD Al Irsyad, PKBM Anissa, PAUD Lapas Nusakambangan, Gugus PAUD SKB, Kursus KPH dan Keaksaraan, dan PKBM Batik (Lab Site SKB Kalibagor) Banyumas. (D6,ag/SMNetwork/njs )
Share this article :

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Education - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger