Home » , , » Penjaga SD Ngadu DPRD

Penjaga SD Ngadu DPRD

Written By nur rochkimatul on Kamis, 24 Oktober 2013 | 10.00


Sejumlah penjaga SD beraudiensi dengan Ketua Komisi IV DPRD Surakarta Teguh Prakosa dan anggota Komisi IV Reny Widyawati. Mereka meminta kenaikan honor hingga setara UMK yang berlaku di Kota Solo
SOLO - Sejumlah penjaga sekolah dasar (SD), kemarin mendatangi gedung DPRD Surakarta. Mereka meminta agar honor mereka dinaikkan hingga setara Upah Minimum Kota (UMK) yang berlaku di Solo.
  
 Permintaan itu dipicu rencana kenaikan honor petugas sampah di kelurahan, yang tahun depan bakal naik Rp 250 ribu menjadi Rp 950 ribu per bulan. Saat ini, honor petugas sampah adalah Rp 700 ribu per bulan.
  
 Para penjaga SD itu lalu beraudiensi dengan Ketua Komisi IV Teguh Prakosa dan anggota Komisi IV Reny Widyawati. Kepada keduanya, mereka curhat soal kecilnya honor yang diterima setiap bulan.
 
  Asmuri, salah satu penjaga SD mengaku iri dengan honor petugas sampah yang bakal naik tahun depan. Sebab menurutnya, beban kerja petugas sampah tak seberat penjaga SD. "Kami ini kerja 24 jam. Sementara petugas sampah hanya beberapa jam," katanya. 
  
 Penjaga SD Mojosongo I ini mengaku, honornya hanya Rp 175 ribu per bulan. Pada APBD Perubahan 2013, ada kenaikan honor menjadi Rp 300 ribu per bulan. Meski demikian, hingga kini kenaikan honor itu belum diterima karena biasanya honor diberikan secara rapel enam bulan sekali.
 
"Kawan-kawan kami juga menerima honor dari sekolah. Tapi besarnya tidak sama, tergantung
kemampuan sekolah masing-masing," tuturnya.
  
Dia menambahkan, meski ada kenaikan honor, namun jumlahnya masih belum mencukupi kebutuhan. "Kami berharap, honor penjaga SD bisa naik hingga setara UMK. Sebab tugas penjaga SD berat, harus siaga 24 jam," imbuhnya.
  
 Ketua Komisi IV Teguh Prakosa mengatakan, honor penjaga SD ke depan akan dinaikkan lagi. "Kenaikan tidak bisa sekaligus, tapi bertahap," katanya.
  
 Menurut Teguh, di APBD Perubahan 2013 sudah dilakukan kenaikan honor dari Rp 175 ribu menjadi Rp 300 ribu per bulan. "Di APBD 2014 ya tidak bisa langsung dinaikkan lagi. Kami evaluasi dulu. Setelah evaluasi, di APBD Perubahan 2014 kemungkinan bisa dinaikkan lagi," ujarnya. (H44/SMNetwork/njs)
Share this article :

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Education - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger