Home » , » 28,5% Wisudawan dari Luar Jawa

28,5% Wisudawan dari Luar Jawa

Written By Harian Semarang on Senin, 31 Oktober 2011 | 00.34

Dekan FH Sartono Sahlan  memberi ucapan selamat kepada wisudawan terbaik Donny Wahyu Tobing
WISUDA periode II Tahun 2011 Unnes meluluskan 67 orang sarjana hukum (SH). Tiga wisudawan terbaik diraih Amrina Rosida, IPK 3,65 (Tegal), Donny Wahyu Tobing IPK 3.6 (Kota Medan), dan Agustin Lamasi Hasiholoan IPK 3,56 (Tapanuli Utara).

Dekan FH Sartono Sahlan dalam sambutannya, Selasa mengatakan, mahasiswa FH Unnes berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dengan peminat tertinggi dari Sumatera Utara dan Jakarta. Hal itu menunjukkan FH memiliki daya tarik tersendiri sebagai fakultas paling muda yang mencetak sarjana nonkependidikan.

”Banyak mahasiswa FH yang berasal dari luar Jawa. Khusus untuk wisuda periode II Tahun 2011 ini, sebanyak 28,5 persen dari 67 wisudawan berasal dari luar Jawa Tengah. Artinya peminat FH di luar wilayah Jateng cukup banyak. Saya berharap lulusan FH Unnes mampu menunjukkan performa terbaik di lingkungan kerjanya. Para lulusan Unnes adalah agen masyarakat,” katanya di gedung C7 lantai III FIS kampus Unnes Sekaran, Selasa (18/10).

Menurut Sartono, FH merupakan fakultas termuda di Unnes dan fakultas yang mendidik tenaga non kependidikan.

Ika Sulistyawati Terbaik FIS
Adapun Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Unnes meluluskan 240 orang. Mereka tediri atas 131 sarjana (S1) dan 9 ahli madya (D3).  Ika Sulistyawati menjadi wisudawan terbaik  dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,67.
Dekan Subagyo dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya terhadap prestasi mahasiswa yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. “Saya bangga dan terharu atas pencapaian Saudara. Bukan hanya IPK rata-rata lulusan di atas 3,00 tetapi juga peningkatan pengetahuan akademik dan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi,” katanya di auditorium Unnes, Kamis (20/10).

Pembantu Dekan  Bidang Akademik Eko Handoyo menambahkan, para lulusan dibekali kemampuan bahasa Inggris agar mampu bersaing di dunia kerja. “FIS mempersyaratkan nilai minimal TOEFL 450 sebagai salah satu standar kelulusan,” katanya.

Menurutnya, standar yang diterapkan oleh FIS kepada lulusan diberikan sebagai bekal lulusan dalam memasuki dunia kerja dan kompetisi nasional serta global. (nji)

Share this article :

Poskan Komentar

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Education - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger