Home » , , » *Kaum Muda Perlu Diilibatkan Demokrasi Baru Level Dua

*Kaum Muda Perlu Diilibatkan Demokrasi Baru Level Dua

Written By Ahmad Sahid on Rabu, 03 Juli 2013 | 08.41

                        Gambar: Ketua FRI Prof Dr Laode M Kamaluddin (kiri) Dr Ir Edi Effendi Tedjakusuma (kanan)
SEMARANG-“Demokrasi yang berkembang di negara kita kebanyakan  baru pada level dua yaitu dari rakyat, oleh rakyat. Belum  mencapai level tiga yakni untuk rakyat sebagaiamana filosofi demokrasi,” kata Ketua Forum Rektor (FRI) 2013 Prof Dr Laode M Kamaluddin yang juga Rektor Unissula Semarang dalam dialog regional universitas se-Kalimantan di Universitas Mulawarman Samarinda Kalimantan Timur, kemarin. 
                     Menurut Laode, setiap elemen bangsa perlu terlibat dan mengawal proses demokrasi, terlebih pemilu 2014. “Kita harus melihat itu bukan sekadar demokrasi ansich tapi penting juga untuk mengawal bagaimana proses itu dilahirkan,” tambah Laode.
                      Rektor Unissula tersebut juga mengingatkan bagaimana merangkul semua elemen bangsa untuk berpartisipasi mensukseskan proses pemilu 2014 mendatang, tidak terkecuali kaum muda yang saat ini lebih banyak memilih golput dalam pemilu.
                  Belajar dari sejarah,  ada dua kerajaan besar di nusantara yang runtuh karena putra mahkota berpaling dari cita cita besar ayahnya, yakni Raden Fatah di Majapahit dan Raden Kian Santang di Padjajaran. Hal ini mengandung pelajaran besar bahwa sangat penting memperhatikan aspirasi anak muda agar tidak berbalik arah meruntuhkan cita cita besar yang telah digariskan dalam konsep bernegara.
Kaum muda saat ini mulai menarik diri dari proses demokrasi karena merasa kecewa para pemimpin terpilih tidak bisa memberi solusi permasalahan mendasar bangsa seperti kemiskinan, keterbelakangan, ketidakadilan, kebutuhan infrastruktur, kebutuhan rasa aman dll.
Oleh karenanya Forum Rektor bekerjasama dengan KPU dan Bappenas turun ke universitas regional Jawa dan luar Jawa mensosialisasikan pentingnya partisipasi intelektual kampus dalam proses demokrasi di pemilu 2014.
            Forum rektor yang telah menetapkan enam kriteria calon presiden mendatang juga terus meminta masukan dari berbagai universitas dalam pertemuan regional termasuk di regional Kalimantan tersebut.  Pertemuan regional universitas se Sumatra akan dihelat 6 Juli 2013 mendatang di Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara Medan.
           Dr Ir Edi Effendi Tedjakusuma (Deputi Evalusi kinerja pembangunan kementrian PPN/ Bappenas) yang juga menjadi pembicara pada pertemuan tersebut mengingatkan pentingnya memilih pemimpin yang tepat pada pemilu 2014  untuk mengawal pembangunan Indonesia agar menjadi negara besar sesuai cita cita bangsa. “Untuk itu penting mempercepat konsolidasi demokrasi dan borokrasi serta penegakan hukum, memperkuat SDM dan iptek” imbuh Edi.(njs)
Share this article :

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Education - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger