Home » , , , , , » Mahasiswa Unnes Ciptakan Busana Berbahan Alam

Mahasiswa Unnes Ciptakan Busana Berbahan Alam

Written By amoy ya annisaa on Kamis, 28 Juni 2012 | 14.23

GELAR KARYA : Para model memperagakan busana kreasi dengan tema alam, flora fauna dan budaya di Auditorium Universitas Semarang, kemarin. (HARSEM/INDRA)

SEMARANG- Puluhan mahasiswa Unnes menunjukkan penampilan terbaiknya kala menggunakan busana yang berbahan alam.

Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal. Sejumlah gaun yang diperagakan salah satunya ‘The Beauty of Aster Batik’ atau Seribu Satu Pesona Daun Singkong. Tentu saja gaun tersebut menggunakan bahan daun singkong

Ketua Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi Fakultas Teknik Unnes, Wahyuningsih mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi wajib bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah gelar karya. 

“Selain pameran busana, mahasiswa konsentrasi tata boga juga wajib menampilkan kreasi kuliner yang juga khas dari seluruh daerah di Jateng ini,” ujarnya di sela kegiatan, kemarin.

Tak hanya bisa menikmati keindahan busana yang berbahan alam tersebut, namun para tamu undangan yang terdiri dari para petinggi Unnes tersebut juga dapat menikmati aneka stan makanan khas daerah.

Beberapa stan yang tersedia di antaranya Kreasi Jamu Jun, lunpia kreasi dari singkong, nasi liwet bakar bambu, serta tak ketinggalan wedang ronde. 

Pada kesempatan tersebut, Rektor Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi mahasiswa ini. “Semangat konservasi yang dibangun Unnes memang harus diimplementasikan salah satunya dengan cara menjaga dan mengembangkan budaya asli tanah air,” jelasnya.

Dikatakan, konservasi itu mengandung kalimat melindungi, pengawetan, pemanfaatan dan pengembangan lestari Sumber Daya Alam (SDA) dan budaya bangsa. “Saya kira seluruh mahasiswa sudah mendedikasikan seluruh kemampuannya untuk hal itu,” tandasnya.

Sementara itu, dalam tema ‘Culture Heritage of Central Java for Indonesia’, mahasiswa semester 6 ini mencoba menggali semua potensi daerah. Gaun lain yang juga turut dihadirkan di antaranya ‘The Inspiration of Kethek Ogleng’ dari Wonogiri serta ‘The Legend of Klentheng’ dari Semarang. (awi/15)

Share this article :

Poskan Komentar

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Education - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger